Contoh Soal Fungsi Permintaan : solusibisnis.co.id

Halo teman-teman, artikel kali ini akan membahas tentang contoh soal fungsi permintaan. Fungsi permintaan merupakan konsep yang sangat penting dalam ilmu ekonomi. Dalam artikel ini, kita akan mempelajari contoh soal fungsi permintaan dengan cara yang santai dan mudah dipahami.

Pengertian Fungsi Permintaan

Sebelum kita masuk ke contoh soal fungsi permintaan, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu pengertian dari fungsi permintaan. Fungsi permintaan merupakan hubungan matematis antara harga suatu barang atau jasa dengan jumlah barang atau jasa yang akan dibeli oleh konsumen pada tingkat harga tersebut.

Fungsi permintaan dapat diwakili oleh persamaan matematis berbentuk:

Qd = f (P)

Dimana:

  • Qd = Jumlah barang atau jasa yang diminta
  • P = Harga barang atau jasa
  • f = Fungsi

FAQ: Apa itu Fungsi Permintaan?

Fungsi permintaan adalah hubungan matematis antara harga suatu barang atau jasa dengan jumlah barang atau jasa yang dibeli oleh konsumen pada tingkat harga tersebut.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Fungsi Permintaan

Faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi permintaan adalah:

  • Harga barang atau jasa itu sendiri
  • Harga barang atau jasa lain yang dapat menjadi substitusi
  • Pendapatan konsumen
  • Banyaknya konsumen

Setiap faktor di atas dapat mempengaruhi fungsi permintaan dan dapat ditunjukkan dengan perubahan jumlah barang atau jasa yang diminta dalam hubungannya dengan harga barang atau jasa tersebut.

FAQ: Apa yang Mempengaruhi Fungsi Permintaan?

Faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi permintaan adalah harga barang atau jasa itu sendiri, harga barang atau jasa lain yang dapat menjadi substitusi, pendapatan konsumen, dan banyaknya konsumen.

Contoh Soal Fungsi Permintaan

Setelah memahami pengertian dan faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi permintaan, mari kita lihat beberapa contoh soal fungsi permintaan.

Contoh 1

Jumlah permintaan suatu produk adalah 40 unit pada harga Rp 10.000,- per unit. Jika harga produk tersebut naik menjadi Rp 12.000,- per unit, maka jumlah permintaan menjadi 30 unit. Tentukan persamaan fungsi permintaan!

Diketahui:

  • Jumlah barang atau jasa yang diminta (Qd) pada harga Rp 10.000,- per unit = 40 unit
  • Jumlah barang atau jasa yang diminta (Qd) pada harga Rp 12.000,- per unit = 30 unit
  • Harga barang atau jasa (P) pada Qd 1 = Rp 10.000,-

Ditanya:

Persamaan fungsi permintaan

Jawab:

Dengan menggunakan rumus persamaan garis lurus, maka diperoleh:

Qd = a – bP

Dimana:

  • a = Konstanta, yaitu jumlah barang atau jasa yang diminta ketika harga = 0
  • b = Koefisien, yaitu perubahan jumlah barang atau jasa yang diminta ketika harga berubah 1 satuan

Dalam kasus ini, kita dapat menentukan nilai koefisien (b) dari dua titik yang diketahui:

b = (Qd2 – Qd1) / (P2 – P1) = (30 – 40) / (12.000 – 10.000) = -5

Substitusi koefisien (b) ke persamaan fungsi permintaan:

Qd = a – bP

40 = a – (-5) x 10.000

40 = a + 50.000

a = -49.960

Sehingga persamaan fungsi permintaan:

Qd = -49.960 – 5P

Contoh 2

Sebuah pasar menawarkan harga Rp 2.000,- per unit pada saat produk terjual sebanyak 100 unit. Dalam kondisi pasar yang sama, ketika harga produk turun menjadi Rp 1.500,- per unit, terjual sebanyak 150 unit. Tentukan persamaan fungsi permintaan!

Diketahui:

  • Jumlah barang atau jasa yang diminta (Qd) pada harga Rp 2.000,- per unit = 100 unit
  • Jumlah barang atau jasa yang diminta (Qd) pada harga Rp 1.500,- per unit = 150 unit
  • Harga barang atau jasa (P) pada Qd 1 = Rp 2.000,-

Ditanya:

Persamaan fungsi permintaan

Jawab:

Dengan menggunakan rumus persamaan garis lurus, maka diperoleh:

Qd = a – bP

Dimana:

  • a = Konstanta, yaitu jumlah barang atau jasa yang diminta ketika harga = 0
  • b = Koefisien, yaitu perubahan jumlah barang atau jasa yang diminta ketika harga berubah 1 satuan

Dalam kasus ini, kita dapat menentukan nilai koefisien (b) dari dua titik yang diketahui:

b = (Qd2 – Qd1) / (P2 – P1) = (150 – 100) / (1.500 – 2.000) = 0,5

Substitusi koefisien (b) ke persamaan fungsi permintaan:

Qd = a – bP

100 = a – (0,5 x 2.000)

100 = a – 1.000

a = 1.100

Sehingga persamaan fungsi permintaan:

Qd = 1.100 – 0,5P

Kesimpulan

Dalam artikel ini, kita telah mempelajari tentang fungsi permintaan dan contoh soal fungsi permintaan. Kita juga telah memahami faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi permintaan dan cara menghitung persamaan fungsi permintaan dengan menggunakan rumus persamaan garis lurus. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu dalam memahami konsep fungsi permintaan.

FAQ: Apa yang Dimaksud dengan Fungsi Permintaan?

Fungsi permintaan adalah hubungan matematis antara harga suatu barang atau jasa dengan jumlah barang atau jasa yang dibeli oleh konsumen pada tingkat harga tersebut. Fungsi permintaan berguna untuk memprediksi berapa banyak barang atau jasa yang dibeli oleh konsumen pada suatu tingkat harga yang diberikan.

Pertanyaan Jawaban
Apa itu fungsi permintaan? Fungsi permintaan adalah hubungan matematis antara harga suatu barang atau jasa dengan jumlah barang atau jasa yang dibeli oleh konsumen pada tingkat harga tersebut.
Apa yang mempengaruhi fungsi permintaan? Faktor-faktor yang mempengaruhi fungsi permintaan adalah harga barang atau jasa itu sendiri, harga barang atau jasa lain yang dapat menjadi substitusi, pendapatan konsumen, dan banyaknya konsumen.
Bagaimana cara menghitung persamaan fungsi permintaan? Untuk menghitung persamaan fungsi permintaan, digunakan rumus persamaan garis lurus dengan menentukan nilai koefisien (b) dari dua titik yang diketahui pada grafik fungsi permintaan.

Sumber :